Membandingkan Judi Online vs Game Online

Membandingkan Judi Online vs Game Online

Ugoadvertise. – Membandingkan Judi Online vs Game Online. Memasuki era internet, beberapa hal yang sebelumnya hanya ada secara konvensional, menjadi dapat ditemui di dunia maya, alias online. Interaksi antarmanusia via internet sekarang menjadi hal yang lumrah. Termasuk yang kemudian beradaptasi ke dalam dunia online adalah judi online dan game online.

Mana yang Lebih Dulu?

Menilik dari sejarahnya, game online lahir lebih dulu dibandingkan judi online, paling tidak di Indonesia. Saya bahkan sudah mengenal game online sejak awal 2000-an. Sedangkan untuk judi online ini, sebenarnya agak sulit untuk menemukan literatur tentang awal mulanya ia hadir di Indonesia. Ini karena artikel tentang judi online kebanyakan diunggah oleh admin-admin dari situs judi online, yang kemudian situsnya masuk ke dalam daftar blokir internet positif oleh pemerintah. Sedangkan artikel judi online yang ada di situs berita dan tidak diblokir pemerintah, hampir semua artikel tersebut isinya tentang penangkapan bandar judi online, atau pecandu judi online yang melakukan tindak kriminal, dan semacamnya.

Adakah Persamaannya?

Meski secara kronologis game online ada lebih dulu dibandingkan dengan judi online, tapi saat ini keduanya sama-sama diminati oleh orang-orang. Karena pada prinsipnya keduanya adalah sama, permainan yang dilakukan secara online. Yang membedakan hanyalah tentang barang taruhannya. Dan karena manusia ini adalah makhluk yang senang bermain, maka tidak butuh waktu lama untuk menguasai dan menikmati judi maupun game online ini.

Ditilik dari sisi ekonomisnya, agak sulit untuk menentukan mana yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi, apakah pengembang game online atau bandar judi online. Karena baik bagi pengembang game online yang besar, ataupun bandar judi online yang sudah tenar, keduanya memasukkan pundi-pundi yang tidak sedikit ke rekening mereka. Bisa jadi judi online yang lebih besar karena omsetnya perhari dapat mencapai ratusan juta hingga milyaran rupiah, itu bahkan bagi bandar yang kecil. Sedangkan pengembang game online masih perlu strategi-strategi tertentu untuk memonetisasi game-nya.

Dari sudut pandang pemainnya, pun agak sulit mengunggulkan satu dibanding yang lain. Karena pemain judi online yang beruntung memenangkan permainan, mampu menghasilkan sangat banyak uang. Begitu juga pemain game online yang berpengalaman, mampu menghasilkan banyak uang dari penjualan item atau akun game-nya, review, iklan, dan lain sebagainya. Yang jelas berbeda adalah efeknya terhadap pemain yang kalah. Pemain judi online yang kalah seringkali kehilangan uang yang sangat besar dalam permainan tersebut. Sedangkan bagi pemain game online, kalah permainan tidak lantas mengurangi isi dompet dan rekening mereka.

Efek Terhadap Kesehatan Manusia

Selain berefek secara finansial, game online dan judi online ini juga berefek secara kesehatan terhadap para pemainnya. Ini karena keduanya mampu membuat para pemainnya kecanduan dan semakin ingin memainkannya terus-terusan. Secara biokimiawi, keduanya memiliki efek menghadirkan dopamin di dalam otak sehingga memberikan efek menyenangkan, menghibur bagi manusia. Khusus untuk judi online, karena tingkat risikonya yang lebih tinggi, dapat juga meningkatkan adrenalin dalam darah mereka.

Efek kecanduan ini sebenarnya suatu hal yang lumrah karena dopamin ini hadir bahkan ketika kita sedang memainkan hobi kita, apapun hobi masing-masing. Dan secara kesehatan, baik game online maupun judi online tidaklah berefek baik karena mereduksi aktifitas fisik kita. Karena otot, seperti halnya otak, harus bekerja agar mampu berkembang, maka penurunan aktifitas fisik ini dapat membuat otot atrofi dan otak kita lambat merespon hal lain.

Efek lain yang perlu diperhatikan adalah efek psikologis pemainnya. Meski sama-sama kecanduan, pemain game online relatif lebih bisa mengontrol dirinya. Pemain game online lebih realistis dalam menuruti kehendak hati untuk memainkan game online-nya. Sedangkan pecandu judi online, beberapa kasus ditangkap melakukan tindak kriminal akibat tidak mampu mengontrol dirinya. Mungkin, ini hanya dugaan, bisa jadi salah satu alasannya karena adanya harapan terus-menerus bahwa suatu saat akan mendapatkan kemenangan yang mampu menutup semua kerugiannya selama ini. Sedangkan pemain game online jelas tidak dapat terlalu berharap dapat uang dari hobinya tersebut.

  • Mana yang Lebih Seru?

Kesimpulannya, akan sangat sulit untuk menentukan mana yang lebih seru dan menyenangkan antara judi online atau game online. Karena pemain dari setiap bidang pasti memiliki alasannya masing-masing. Sebagai orang yang sangat menikmati dunia permainan, saya besar dengan memainkan berbagai macam permainan, termasuk permainan kartu, dan semacamnya. Hanya satu, sejak kecil saya tidak pernah bertaruh uang dalam sebuah permainan.

Oeh karena latar belakang saya bukan termasuk berada, jadi uang merupakan masalah bagi saya untuk memilikinya saat itu. Selain itu juga saya menyadari bahwa saya adalah orang yang sangat mudah kecanduan permainan. Beberapa kali bahkan sampai mengganggu ritme hidup saya. Dan oleh karena saya mampu memahami diri saya, saya tahu bahwa sekali saya kecanduan judi online, akan sangat riskan bagi keuangan saya, dan akan sangat sulit bagi saya untuk keluar darinya. Entah kalau Anda, karena hanya Anda yang mampu mengerti seutuhnya tentang diri Anda..